600 Ton Beras SPHP Dioplos, Mentan Amran: Jika Memungkinkan Hukuman Mati
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengutarakan kekecewaan mendalam saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pengoplosan beras di kawasan Kayu Manis, Jakarta Timur. Dalam sidak tersebut, ditemukan setidaknya 600 ton beras Bulog jenis Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) yang disubsidi pemerintah diduga dioplos dan dikemas ulang menjadi beras premium.
Mentan Amran memperkirakan total beras yang dioplos dalam praktik ilegal ini secara keseluruhan bisa mencapai ribuan ton. Beras SPHP yang seharusnya dijual seharga Rp12.500 per kilogram dipalsukan dan dilempar ke pasaran sebagai beras premium dengan harga Rp17.000 per kilogram demi meraup keuntungan pribadi.
"Ini yang sekarang saja 600 ton, berarti ini ribuan ton. Dan kalau ada Bulog terlibat, sudah pasti dipecat dan juga ditindak," tegas Mentan Amran Sulaiman saat melihat langsung lokasi pengoplosan.
Ia menumpahkan kemarahannya atas kecurangan yang merugikan masyarakat luas dan keuangan negara tersebut, bahkan menilai para pelaku tindakan spekulasi pangan ini amat layak dijerat hukuman seberat-beratnya.

