Kampasnews.

Kampasnews.

Follow Us:

Kampasnews adalah sebuah portal berita terpercaya terkini dan elegan

Get In Touch

Angkringan Tobrut di Pekalongan Meresahkan

Kampasnews.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan mengintensifkan patroli rutin di kawasan Alun-Alun Kajen dan kompleks perkantoran Bupati Pekalongan menyusul keluhan masyarakat terkait keberadaan sejumlah angkringan di lokasi tersebut.

 

Langkah itu dilakukan setelah petugas menemukan sejumlah botol minuman keras (miras) di beberapa titik kawasan Alun-Alun Kajen.

 

 

Selain itu, masyarakat juga melaporkan adanya temuan alat kontrasepsi berupa kondom di kawasan tersebut.

 

Temuan tersebut menjadi perhatian karena lokasi itu merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Pekalongan sekaligus ruang publik yang dikenal sebagai salah satu ikon religius daerah. Di kawasan Alun-Alun Kajen juga terdapat replika Al-Qur'an berukuran besar yang menjadi salah satu penanda identitas daerah.

 

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, mengatakan pihaknya telah meningkatkan intensitas patroli, termasuk menyisir lapak-lapak angkringan yang berada di kompleks perkantoran Bupati Pekalongan.

 

Kami efektifkan patrolinya, termasuk menyisir beberapa tempat yang disinyalir digunakan untuk nongkrong sambil mengonsumsi minuman keras karena dalam patroli sebelumnya kami menemukan beberapa botol miras," kata Wahyu, Jumat (24/7/2026).

 

Dalam patroli yang dilakukan pada Kamis (23/7/2026) malam, petugas kembali menemukan sejumlah botol minuman keras di kawasan Alun-Alun Kajen.

 

Berdasarkan keterangan pekerja angkringan kepada petugas, botol-botol tersebut dibawa oleh pengunjung dan bukan dijual oleh pedagang.

 

"Itu pengakuan dari karyawan angkringan. Namun kami tetap memberikan pembinaan. Pedagang harus menolak pembeli yang membawa minuman keras dan melaporkannya kepada Satpol PP," ujarnya.

 

Meski demikian, Satpol PP tetap memberikan pembinaan kepada para pengelola maupun pekerja angkringan agar tidak menyediakan maupun memperbolehkan aktivitas yang melanggar ketentuan di lokasi usaha mereka.

 

Wahyu menegaskan patroli akan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan kawasan Alun-Alun Kajen yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

 

Muhamad Lukman Nurhakim

Muhamad Lukman Nurhakim lahir di Pekalongan, 16 Maret 1998. Sejak kecil ia dikenal sebagai pribadi yang tekun, memiliki rasa ingin tahu tinggi, dan semangat untuk terus belajar. Perjalanan pendidikannya dimulai di SDN 01 Tegalontar, dilanjutkan di SMPN 1 Siwalan. Ketertarikannya pada dunia kreatif dan teknologi mengantarkannya ke SMK Syubbanul Wathon Tegalrejo, Magelang jurusan Multimedia. Di sinilah fondasi kemampuan dalam desain, visual, dan komunikasi digital mulai ia bangun. Untuk memperluas wawasan dan mengasah pola pikir, ia kemudian menempuh pendidikan S1 di Institut Agama Islam Negeri Pekalongan. Kombinasi antara kemampuan teknis dari dunia multimedia dan wawasan akademik menjadi bekal utama dalam setiap langkah karirnya. Saat ini, Muhamad Lukman Nurhakim merupakan bagian dari tim utama di balik berdirinya Media Kampasnews.com. Melalui perannya di media, ia berkomitmen untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia percaya bahwa media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik dan mendorong perubahan positif. Dengan semangat belajar, integritas, dan dedikasi, ia terus berupaya berkembang serta memberikan kontribusi terbaik di bidang jurnalistik dan komunikasi.

Post a comment