BREBES – Masih banyaknya masyarakat di Kabupaten Brebes yang belum memiliki jamban, mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat. Untuk mengatasi persoalan itu, setiap tahun Pemkab Brebes memberikan bantuan pembuatan jamban bagi sebanyak 1.500 Kepala Keluarga (KK). Namun demikian, pemkab masih membutuhkan peran serta aktif masyarakat karena bantuan yang diberikan itu masih belum cukup untuk mengatasi persoalan kebutuhan jamban tersebut.
“Kami setiap tahun memberikan bantuan jamban ini bagi sebanyak 1.500 KK. Selain itu, ada juga bantuan yang bersumber dari APBD provinsi dan pusat, serta bantuan-bantuan dari pihak lain, seperti anggota DPR RI dan perusahaan,” ujar Bupati Brebes, Idza Priyanti, saat menanggapi banyaknya warga Brebes yang hingga kini belum memiliki jamban, kemarin.
Hingga tahun 2018, kata Bupati, masyarakatnya yang tercatat belum memiliki jamban masih banyak. Bahkan, jumlahnya mencapai lebih dari 100.000 KK. Untuk itu, Pemkab Brebes terus berupaya agar persoalan tersebut segera bisa dituntaskan. Di samping menangani melalui bantuan yang bersumber dari dana APBD II, APBD Provinsi dan pusat, pihaknya juga berupaya menggandeng masyarakat dan pihak swasta untuk peduli.
Di tahun 2017, bantuan sebanyak 1.000 unit leher angsa jamban diberikan salah satu bank. Dari bantuan itu, Pemkab memberikan pendampingan dana untuk pembuatan jambannya sebesar Rp 1,4 juta per KK. Sehingga, total anggaran pendampingan itu mencapai Rp 1,4 miliar.
“Kami masih sangat membutuhkan peran serta masyarakat seperti ini, untuk mengatasi masalah jamban di Brebes. Karena itu, kami akan terus mendorong perusahaan yang ada di Brebes agar memberikan bantuan melalui program CSR,” ungkapnya.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, dengan terpenuhinya kebutuhan jamban yang layak itu, kedepan diharapkan tingkat kesehatan masyarakat akan meningkat dan semakin terjamin. “Ini yang pemerintah daerah ingin capai, kesehatan masyarakat yang terjamin,” tandasnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, hingga kini tercatat sebanyak 181.469 Kepala Keluarga (KK) atau 31,65 % dari jumlah penduduk di Kota Bawang belum memiliki jamban yang sehat. Persolanan itu mendapat perhatian serius dari Anggota DPRRI Agung Widyantoro. Selain merasa prihatin, mantan Bupati Brebes itu juga berjanji akan berperan aktif dalam mengatasi masalah tersebut. Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan masyarakat yang belum memiliki jamban tersebut.
(SM)
💬 Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.